<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d9202981452498695833\x26blogName\x3dCATATAN+KECILKU\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://dedirosadi.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3din\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://dedirosadi.blogspot.com/\x26vt\x3d7603261467343680044', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

CATATAN KECILKU

DEDI ROSADI BLOG

KISAH TUKANG BAKSO

Kamis, 08 Desember 2011

Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai.. Hujan rintik-rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini.

Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor….. terdengar suara tek…tekk.. .tek…suara tukang bakso dorong lewat. Sambil menyeka keringat…, ku hentikan tukang bakso itu dan memesan beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak-anak, siapa yang mau bakso?

“Mauuuuuuuuu..”, secara serempak dan kompak anak-anak asuhku menjawab.

Selesai makan bakso, lalu saya membayarnya.

Ada satu hal yang menggelitik fikiranku selama ini ketika saya membayarnya, si tukang bakso memisahkan uang yang diterimanya. Yang satu disimpan dilaci, yang satu ke dompet, yang lainnya ke kaleng bekas kue semacam kencleng. Lalu aku bertanya atas rasa penasaranku selama ini.

“Mang kalo boleh tahu, kenapa uang-uang itu pisahkan? Barangkali ada tujuan?”

“Iya pak, memang sengaja saya memisahkan uang ini selama jadi tukang bakso yang sudah berlangsung hampir 17 tahun. Tujuannya sederhana saja, hanya ingin memisahkan mana yang menjadi hak saya, mana yang menjadi hak orang lain / amal ibadah, dan mana yang menjadi hak cita-cita penyempurnaan iman seorang muslim”.

“Maksudnya…?”, saya melanjutkan bertanya.

“Iya Pak, kan agama dan islam menganjurkan kita agar bisa berbagi dengan sesama. Sengaja saya membagi 3 tempat, dengan pembagian sebagai berikut :

1. Uang yang masuk ke dompet, artinya untuk memenuhi keperluan hidup sehari-hari untuk keluarga.

2. Uang yang masuk ke laci, artinya untuk infaq /sedekah, atau untuk melaksanakan ibadah Qurban. Dan alhamdulillah selama 17 tahun menjadi tukang bakso saya selalu ikut qurban seekor kambing, meskipun kambingnya yang ukuran sedang saja.

3. Uang yang masuk ke kencleng, karena saya ingin menyempurnakan agama yang saya pegang yaitu Islam. Islam mewajibkan kepada umatnya yang mampu untuk melaksanakan ibadah haji. Ibadah haji ini tentu butuh biaya yang besar, Maka kami sepakat dengan istri bahwa di setiap penghasilan harian hasil jualan bakso ini kami harus menyisihkan sebagian penghasilan sebagai tabungan haji.. Dan insya Allah selama 17 tahun menabung, sekitar 2 tahun lagi saya dan istri akan melaksanakan ibadah haji.

Hatiku sangat… sangat tersentuh mendengar jawaban itu. Sungguh sebuah jawaban sederhana yang sangat mulia. Bahkan mungkin kita yang memiliki nasib sedikit lebih baik dari si tukang bakso tersebut, belum tentu memiliki fikiran dan rencana indah dalam hidup seperti itu. Dan seringkali berlindung di balik tidak mampu atau belum ada rejeki.

Terus saya melanjutkan sedikit pertanyaan, sebagai berikut : “Iya tapi kan ibadah haji itu hanya diwajibkan bagi yang mampu…? termasuk memiliki kemampuan dalam biaya…?

Ia menjawab, “Itulah sebabnya Pak, justru kami malu kepada Tuhan kalau bicara soal Rezeki karena kami sudah diberi Rizky. Semua orang pasti mampu kok kalau memang niat..?

Menurur saya definisi “mampu” adalah sebuah definisi dimana kita diberi kebebasan untuk mendefinisikannya sendiri. Kalau kita mendefinisikan diri sendiri ebagai orang tidak mampu, maka mungkin selamanya kita akan menjadi manusia tidak mampu. Sebaliknya kalau kita mendefinisikan diri sendiri, “mampu”, maka Insya Allah dengan segala kekuasaan dan kewenangannya Allah akan memberi kemampuan pada kita kok.

“Masya Allah… sebuah jawaban dari seorang tukang bakso”.

Sahabat…..
Cerita perjalanan spiritual ini sangat sederhana dan jadi inspirasi. Semoga memberi hikmah terbaik bagi kehidupan kita. Amien……..

Dalam hadits Qudsi,
“Sesungguhnya Allah berfirman: Aku akan mengikuti prasangka hamba-Ku dan Aku akan senantiasa menyertainya apabila berdoa kepada-Ku” (HR. Bukhari Muslim)

tulisan lengkapnya ada di http://buyanur.com
http://buyanur.com/2010/05/21/pencerahan-hati-kisah-tukang-bakso/
posted by Dedi, 19.16 | link | 0 comments |

Pembayaran dari Survey yang ke-4

Kamis, 20 Oktober 2011

Alhamdulillah setelah beberapa hari menunggu, akhirnya pembayaran ke 4 dari survey onlie ipanelonline diterihttp://www.blogger.com/img/blank.gifma juga, silahkan lihat bukti pembayarannya melalui paypal.




Untuk Pendaftaran silahkan KLIK DISINI
posted by Dedi, 17.48 | link | 0 comments |

Pembayaran Ketiga dari Survey Online

Selasa, 06 September 2011

Ini bukti lagi bahwa Survey Online ini masih bayar dan tidak perlu diragukan lagi...



Untuk membuktikan silahkan coba disini KLIK DISINI AJA YAH
posted by Dedi, 02.38 | link | 0 comments |

Pembayaran Ke-2 dari Survey Online

Senin, 22 Agustus 2011

Alhamdulillah walau dengan bermalas-malasan untuk mengikuti survey ini tapi bisa membuahkan hasil juga, setelah mendapatkan pembayaran terdahulu sekarang mendapatkan pembayaran lagi, jadi buat kalian yang mau ikutan jangan ragu segera daftar dan yang terpenting adalah punya Account Paypal. Untuk pendaftaran silahkan klik link di bawah ini dan ini bukti pembayaran ke-2 saya.




DAFTAR KLIK AJA DISINI
posted by Dedi, 18.46 | link | 0 comments |

Pembayaran Dari Survey

Selasa, 21 Juni 2011

setelah iseng-iseng mencoba mengikuti survey http://id.ipanelonline.com akhirnya bisa PO juga walau tidak sebesar seperti temen-temen netter yang lain yang jauh lebih pintar dan fulltime.

Ini bukti PO dari web survey tersebut.
http://www.blogger.com/img/blank.gif


buat kalian yang mau coba silahkan DAFTAR KLIK AJA DISINI
posted by Dedi, 18.35 | link | 0 comments |

Pembayaran Ke-2 dari DB CLICX

Kamis, 26 Mei 2011

Alhamdulillah tambah lagi nih.. lumayan dari DBCLICX

ini bukti nya gan.. silahkan dilihat.. yah.. dan jangan lupa bergabung juga..oke..



untuk bergabung silahkan klik link di bawah ini

DbClix
posted by Dedi, 01.35 | link | 0 comments |

Eksis PTC Terbukti Membayar

Kamis, 19 Mei 2011



Satu lagi PTC yang terbukti membayar membernya dan masih hangat, berikut bukti pembayaran pertama dan akan saya update terus perkembangannya.



Untuk Pendaftaran silahkan klik

posted by Dedi, 21.12 | link | 1 comments |